
Premium untuk mobil dengan cc kecil tapi mahal
Pembatasan Penggunaan Premium sudah terdengar santer di media massa dan lingkungan kita tinggal. Mulai dari media cetak, TV dan radio bahu membahu memberitakan issue dan wacana ini, karena wacana ini sangat menguntungkan bagi industri berita. Selain karena kesensitifan BBm, juga terkait dengan dampak sistemik yang di timbulkan jika benar-benar diberlakukan. diambil dari
kompas otomotif sangat disayangkan jika kebijakan itu nantinya yang akan diambil pemerintah. Jelas, kebijakan itu sangat mencederai hati masyarakat Indonesia. emang beritanya apaan sih? Silakan langsung menuju link yang saya berikan. berikut saya kutipkan sebagian dari isi berita tersebut.
“Kalau pas 1.500 cc tidak boleh memakai premium subsidi, tapi kalau 1.498 cc masih boleh. Perhitungannya 1.500 cc ke atas,” komentar Dirjen Migas Kementerian ESDM, Evita Legowo di Jakarta, (23/4/2012).
ini yang berkomentar bukan saya lho ya.. Tapi pak Dirjen. Gimana ya? Mobil dengan kapasitas silinder lebih dari 1500 cc itu apes banget. Bagi mobil-mobil yang bagus sih no problem. Masalahnya adalah “premium diminum oleh mereka yang memiliki mobil under 1500 cc, tetapi harganya mahal”. Nih, menurut anda mana yang boleh dan layak meminum premium? Continue Reading →