Selamat Ulang Tahun Sayang,….

Selamat pagi para pembaca yang budiman, kembali kita bercengkerama dengan tulisan-tulisan saya. Ngga ada salahnya kan jika saya menulis sebuah surat? Kenapa harus surat? Bukankah jaman sudah maju, ada yang namanya teleconference, ada yang namanya BBM, ada yang namanya fasilitas video call dan lain sebagainya? Ngga papa lah… sesekali saya menyalurkan hobi menulis saya. Kali ini dengan menulis surat di blog saya sendiri,  (Sengaja no mention) untuk seorang yang jelas sudah anda ketahui siapa dirinya.

Ngawi, 2 desember 2011

Yang saya cintai,

Calon Istriku,

di hatiku

Assalamualaikum wr.wb.

Selamat pagi sayang… semoga kita selalu dalam Lindungan Alloh SWT serta tetap mendapatkan hidayah dariNya. Alhamdulillahirobbilalamiin… Selalu kita panjatkan kepada sang Raja manusia yang telah mmeberikan kita kenikmatan untuk menjalani Long Distance relationship ini. Ya.. Seperti apa yang pernah aku omongin kemarin, Long Distance Relationship (LDR, red) adalah nikmat Tuhan yang harus kita syukuri. Karena dengan adanya LDR ini kita akan diberikan anugerah nikmat Jarak jauh. Nikmat yang membuka hati kita untuk mengerti betapa nikmatnya rindu. Dan dengan bersyukur, insya Alloh nikmat ini akan ditambah. Dengan nikmat kebersamaan, satu atap, yang akan membuat kita untuk bisa lebih saling mengisi, Continue Reading

Selamat Datang “My December”

December is always Special..
sebuah kalimat yang mungkin akan selalu saya ukir di sanubari ini. Ya… hampir december selalu membuat saya bergetar. Hati saya yang bergetar. December selalu memberikan eksan indah. Banyak hal indah terukir di bulan itu.

semangat

semangat

Sempat saya berfikir untuk menulis sebuah lirik lagu untuk menggambarkan bulan ini. Namun, saya bukanlah Ahmad Dhani yang tinggal genjrang-genjreng lagunya sudah bisa dinikmati oleh jutaan penggemar musik tanah air. Atau, saya juga bukanlah badrol.. eh salah, maksud saya Erros Chandra yang tinggal ambil gitar my sephia nya langsung jadi sebuah lagu ritmis yang selalu enak didenger. Saya hanyalah seseorang yang selalu punya mimpi indah. Mimpi yang takkan pernah bisa terbeli.. Mimpi yang tak pernah bisa di tukar dengan perampasan cuti. Ah.. jadi inget lagi… Cinta aja ga butuh syarat, masak cuti harus bersyarat.

Lupakanlah tentang cuti. Biarkan mereka bilang apa… Continue Reading

Desember Ceria ?

HUJAN

HUJAN

Musim Hujan telah datang. Sudah tidak asing di telinga kita rintikan hujan atau bahkan guyuran hujan yang disertai sedikit angin. Jalanan mulai becek, licin dan tergenang air, tanda jalan raya kita masih jauh darikata sempurna. Lagu November rain kian ramai diputar diradio-radio favorit kita. Oh.. Ini sudah akhir November. Terus ada apa setelah November? habis november terbitlah Desember, sebuah Sebuah siklus Tahunan yang sebentar lagi akan kita rasakan secara bersama-sama.

Terima Kasih sebelumnya saya ucapkan kepada para pembaca yang budiman yang masih setia membaca postingan saya. maaf jika akhir-akhir ini jarang ada artikel baru, hal ini dikarenakan adanya kesibukan yang membuat saya harus membuat prioritas. Continue Reading

Cinta Pertama Saya (akhirnya) Menikah

Selamat Sore.... (sumber: dindieneng.wordpress.com)

Selamat Sore.... (sumber: dindieneng.wordpress.com)

Selamat sore para pembaca yang budiman, baik yang datang di Blog ini karena kesetiaan membaca cerita-cerita saya, atau bahkan yang masuk ke blog ini karena melakukan googling atas kata yang anda cari. Sesuatu banget yah… hahahahahaha… well,.. telah lama saya tidak menyapa, perlu saya klarifikasi disini , hal ini semata-mata waktu saya habis dan dihabisi progrma nasional yang sangat menyita waktu dan tenaga saya. Kali ini saya kembali dengan sebuah cerita, sebuah cerita yang mengagetkan saya “Cinta Pertama Saya (akhirnya) Menikah”.

Sebelum bercengkerama dan muntah membaca tulisan saya, perkenankan saya mengucapkan Selamat menikah kepada Saudari yang sangat beruntung mencintai saya dan saya cintai (waktu itu). Pantas ga ya disebut cinta pertama? sampai sekarang pun saya belum tau jawaban ini. Namun, sepertinya antara iya dan tidak. Loh…… Meskipun ini hanyalah cinta monyet. Cinta anak muda, bukan… cinta anak-anak yang masih hendak berusia muda. Ya.. kejadian ini sudah sangat lampau. Continue Reading

Menjawab Kepercayaan dengan Tanggung Jawab

Bukan perkara mudah bagi kita selalu berperilaku layaknya seorang bijaksana. Bukankah kita manusia adalah tempatnya salah dan lupa? Akan tetapi apakah pantas jika ternyata kita hanya berpedoman kita layak salah dan pasti salah dalam mengambil keputusan? Lalu apa bedanya dengan mereka yang selalu berlaku bodoh tanpa berfikir panjang?

OPTIMIS!!!! (sumber:khalidabdullah.com)

OPTIMIS!!!! (sumber:khalidabdullah.com)

Sebuah mukaddimah khas dari tulisan saya kawan… Sebuah catatan pembuka yang akan menuntun anda untuk membaca lebih jauh. Dari kalimat pembukanya saja, bukankah sudah bisa tertebak bahwasanya sekarang ini saya sedang galau? hah… Galau? Apa-apaan ini? Eits, Tenang… Sudah bukan usianya kaau kita menggalaukan diri. semua permasalahan memang mau tidak mau harus dihadapi. Semua persoalan memang harus dicarikan solusi, bukan untuk di caci. Segmen umur, segmen pekerjaan, segmen hobi semua punya dunianya masing-masing. Semua punya sisi yang sebenarnya saling bermuara pada satu titik, yakni hati. hanya saja, meskipun bermuara pada satu tempat, Tidak dibenarkan jika kita mencampur adukkan akar dari permasalahan menjadi sebuah hutan belantara yang tak berujung pada jalan keluar. Bukankah setiap pintu yang tertutup akan diberi kunci untuk membukanya? Continue Reading

Antara Saya, Bepe, Wim dan Alfred Riedl

Loyalitas Untuk Merah Putih (sumber: Areef.wordpress.com)

Loyalitas Untuk Merah Putih (sumber: Areef.wordpress.com)

Siang-siang begini ga ada salahnya saya menulis tentang hobi mayoritas masyarakat Indonesia. Ya, Sepak Bola. Sebuah permainan, yang kini berubah menjadi Bisnis Olahraga. Pada hakekatnya, sekarang sudah tidak lagi pure olahraga, karena sepak bola sudah masuk ke dalam entitas bisnis. Sehingga, pada akhirnya tak banyak para pengusaha kaya raya berbondong-bondong menginvestasikan kekayaannya ke dalam sepak bola. Oke, mukaddimahnya dirasa cukup. Kita kembali pada Judul diatas.

Pasti menjadi pertanyaan besar dibenak anda ketika saya berani menulis judul seperti di atas. “ Antara Saya, Bepe, Wim dan Alfred Riedl “, memangnya saya ini siapa? Saya bukanlah punggawa Timnas Indonesia, bukan pula staff kepelatihan. Jadi ya jangan jadikan ini semua saya sok-sokan menulis judul boombastis. Saya memanfaatkan situasi, tidak! Saya memang tidak seperti kapten Bambang Pamungkas yang memberikan klarifikasi mengenai dirinya dan timnas di blog pribadinya. Karena beliau memang mengetahui akar permasalahan ini. Saya hanyalah Pecinta Sepak Bola Indonesia, yang menginginkan laskar Garuda terbang setinggi-tingginya, menggapai asa kembali menjadi Macan Asia.

Menarik sekali mencermati kondisi terakhir dan terkini dari Timnas Indonesia pasca revolusi. Timnas Indonesia mengawali laga pasca revolusi melawan turkmenistan hingga akhirnya lolos ke fase grup dan berada di grup berat bersama Iran, Bahrain, dan Qatar. Ketiganya adalah tim asal timur tengah yang tentunya gaungnya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Banyak dari kita yang mengusung optimisme tinggi karena Qatar dan Bahrain pernah kita taklukkan di Piala Asia, tapi itu terjadi di tahun 2004 dan 2007 dimana komposisi pemain merekapun sudah banyak berubah. Begitupun dengan komposisi timnas Indonesia. Hingga akhirnya, dua kekalahan beruntun di alami Timnas Indonesia, yang paling krusial dan panas adalah kekalahan di Stadion Utama gelora Bung Karno saat Timnas Indonesia menjamu Bahrain. Semua hal tertumpahkan Continue Reading

Refleksi 66 Tahun Merdeka

merdeka (sumber : http://curhatkita.blogspot.com)

merdeka (sumber : http://curhatkita.blogspot.com)

Tak terasa negeri ini sudah merdeka dalam jangka waktu yang lumayan lama. 66 Tahun. Tak lupa saya tidak mau ketinggalan, ingin mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Negara kesatuan Republik Indonesia. Negeri yang berdaulat, negeri yang makmur, negeri yang memiliki nilai-nilai toleransi sebagai akar dari kebersamaan, negeri yang selalu menjunjung tinggi kebersamaan dan negeri yang berlimpah sumber daya alam yang siap untuk di gunakan dengan arif dan bijaksana sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Sudahkah kita merasakan hal seperti tersebut diatas? Jangan mengatakan belum pernah, setidaknya beberapa dari kita pernah merasakan beberapa dari hal di atas meski kini kadarnya mulai luntur digilas waktu dan peradaban individu sentris. Negeri kita adalah negeri yang berdaulat, mesir menjadi negera pertama yang mengakui kedaulatan NKRI jaman dahulu kala. Negeri kita adalah negeri yang makmur, negeri yang mampu berswasembada pangan. Negeri kita juga sangat menjunjung tinggi nilai toleransi, sebagai bukti kita mampu dan bisa beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Kita bisa hidup berdampingan antar umat beragama dengan rukun, aman dan damai. Negeri ini juga telah sukses meletakkan kebersamaan sebagai fondasi dalam hidup bermasyarakat. Hal ini dibuktikan dengan digagasnya sistem kegotong royongan, hingga akhirnya muncul istilah kabinet gotong royong dan ekonomi gotong royong. Negeri ini juga memiliki kekayaan sumber daya alam yang berlimpah. Banyak dari penguasaha dalam negeri yang masuk nominasi orang terkaya didunia menurut majalah Forbes. Berarti selain sumber daya alam yang melimpah, Tuhan juga telah menganugerahkan Sumber daya manusia yang berkualitas dan tersebar di seluruh pelosok tanah air. Sungguh luar biasa sekali bukan? meski itu hanya cerita lalu. Setidaknya kita pernah mengalami semua itu, berarti memang kita mampu. Akan tetapi entah kenapa, sekarang banyak darah mengalir hanya karena perbedaan pandangan visi politik, berbeda haluan dalam beragama, rebutan jatah rejeki dari langit? Apakah semua sifat dan karakter bangsa yang telah susah payah di jadikan fondasi oleh founding father hilang dan enyah begitu saja?

Continue Reading

Minggu Sore, Selalu Terasa Berat

Berbicara tentang cinta memang tidak pernah ada habisnya. Bagi saya, membicarakannya sama saja dengan menulis kembali apa-apa yang terjadi dengan saya. Loh? emangnya saya ini Dewa cinta? bukan… Bukan iu maksud saya. Maksud saya adalah semua yang saya lakukan sebisa mungkin saya landasi dengan rasa cinta. Bukan begitu semua akan terasa lebih manis? Di madu pun akan serasa madu kalau dilandasi dengan cinta. tapi hanya untuk orang-orang tertentu saja lho.. Bukan saya pastinya! Hm… berlebihan? Ngga kali ya??? Anda mungkin juga melakukan hal yang sama. Namun , untuk tulisan berikut ini saya fokuskan pada cinta minggu sore. Ada apa dengan minggu sore? Mari kita berkomunikas dengan tulisan saya kali ini.

(sumber : blacrdz.bluesky.blogspot.com)
(sumber : blacrdz.bluesky.blogspot.com)

Langit senja selalu di tunggu jutaan orang di bumi ini. Belum lagi, bagi mereka yang sedang menjalankan kewajiban berpuasa. Tentunya senja semakin merona kala adzan berkumandang tanda waktu berbuka puasa telah tiba. Akan tetapi, minggu ini tiodak bagi saya. Saya justru berharap siang jauh lebih lama daripada malam hari. Saya berharap senja akan datang belakangan, sedikit menerlamtakan kedatangannya.
Emang siapa saya? Tak ada daya untuk memaksakan kehendak. Saya hanyalah hamba yang setia menunggu minggu depan akan segera datang, dan berlama-lama dengan weekend. Menjalanai hubungan serius jarak jauh membutuhkan kepercayaan. Kepercayaan? Cuma itu kah? Kata orang komunikasi Continue Reading

Kode Liga Fantasy Premier league 2011/2012

langsung aja gan… ini kodenya
357651-291390

fantasy.premierleague itu apa? klik aja disini…

Ramadhan Perdana 2011

Alhamdulillah, Kita semua masih diperkenankan bertemu dengan ramadhan tahun ini. Puju Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa tak henti-hentinya harus kita panjatkan karena setiap tahun memiliki bulan istimewa, Ya.. Ramadhan. Ga etis kiranya kalau saya berbicara esensi agama di sini, tetapi tak ada salahnya jika saya berbicara tentang pengalaman ramadhan kali ini.
Pertama-tama, saya ucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa bagi rekan-rekan dan saudara-saudara muslim yang menjalankan ibadah Puasa. Tetep semangat ya.. karena Puasa itu harus, aktivitas juga jalan terus. Hm… Puasa kali ini ada sedikit perbedaan dari tahun sebelumnya. Ketika masih duduk di bangku sekolahan, saya rutin menjalanakan puasa di kampung halaman saya. Di sebuah desa yang asri dan penuh dengan kasih sayang (ya iyalah.. secara deket denga keluarga), kemudian dilanjut di kerasnya ibukota, lalu di seberang kota tepatnya di klaten. kini, tahun ini di beri kesempatan merasakan puasa lintas provinsi. Sebuah kota yang memiliki tagline “Ramah”.
Hari pertama puasa, saya masih sempet sahur masakan rumah. Rasanya yang khas membuat saya selalu dan selalu ingin makan di rumah. Selain enak, gratis pula. Continue Reading