Tidak Lupa saya ucapkan….
Walah..bahasanya terlalu diplomatis ini. Kali ini saya akan melakukan kopi paste saja tulisan yang pernah saya publish di sini.
Biar enak…ga usah buka-buka link..saya tampilkan sekali lagi disini.
Aku bukan lah sosok sempurna berjiwa mulia. Aku hanyalah seorang yang berhati kosa. Selalu meninggikan sisi egoisme dalam perjalanannya.tak mampu menyulap batu menjadi intan permata, tak mampu pula merubah pasir menjadi butiran emas.
Aku bukanlah orang yang bisa membuatnya tersenyum bangga. bahkkan, akulah yang membuatnya menangis. Air matanya yang membasahi bumi, membuat hati ini sangat terpukul. Bodoh dan bodoh….
lagi, aku melukainya……
dengan segala kerendahan hati, kali ini kukirim sebuah surat cinta. Sebuah untaian rasa sayang dan kasih tak terkira. Menyapu debu-debu kerikil cinta dan menjadikannya singgasana cinta yang indah. tak tersentuh dan tak terkira indahnya. Memang, belummlah cukup mampu untuk menggantikan kasih sayang dan cintanya untukku. Cintanya untukku bagaikan bumi yang ikhlas di pijak. Seikhlas bumi yang rela ditumbuhi apa-apa yang mampu tumbuh diatasnya.
Hanya satu yang kini ku janjikan. Bukan lagi ku janjikan hanya dengan kata-kata kosong dan mutiara. Satu keinginan yang telah terukir indah di sanubari. Aku ingin suatu saat nanti ada sebuah tepuk tangan dan air mata bahagia untukku. Bukan karena aku kaya, bukan karena aku tampan. Tapi karena ada kebanggaan. kebanggan memiliki Anak seperti saya.
untuk ibuku tercinta…..
SELAMAT HARI IBU…………
LOVE YOU MOM……….




like this………
andai ada tanda jempolnya
mpun ditempel di dinding yank…
Kalo di tempel semua…bisa2 penuh tulisan2 ku
postingan jadul trnyata.. (–)
iya om….